Senin, 10 Desember 2012

HILANGNYA RASA PERSAUDARAAN DAN PERSAHABATAN

Pernah tidak sengaja mengawasi sekelompok kawanan semut yang sedang bekerja. Begitu ramah, saling menghormati, kerjasama, dan tidak ada sedikitpun rasa egois pada mereka.
  • Ketika sedang berjalan dan berpapasan dengan saudaranya mereka seakan-akan saling berjabat tangan dan bertegur sapa.
  • Ketika ada makanan mereka pasti memberi tahu yang lain bahwa di suatu tempat ada makanan dan mereka biasanya makan bersama-sama di sana.
  • Nah yang paling saya kagumi adalah ketika ada makanan yang besar saya tidak pernah melihat ada semut yang punya niat untuk memakannya sendiri, dan juga saya tidak pernah melihat ada semut yang menolak ketika dimintai bantuan. Ketika ada musuh menyerang mereka rela mati melawan bersama-sama tidak ada orang munafik diantara meraka.

Masa sih kita kalah sama semut..?! Katanya kita adalah makhluk sosial. Makhluk yang tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Coba kita lihat sekeliling kita, banyak orang yang kelaparan disana-sini sementara kita kekenyangan.
  • Ketika bertemu saudara kita, saya tidak pernah melihat sunah Rosululloh saw yaitu berjabat tangan, memberi salam diterapkan. Kita seakan tidak kenal dan tidak mau knal dengan orang-orang di sekitar. Tidak ada tegur sapa dan yang lebih parahnya rasa curiga selalu ditunjukan di mana-mana.
  • Ketika ada saudara-saudara kita diserang oleh musuhnya kita hanya berdiam diri, tidak seperti watak semut yang rela mati membela saudaranya yang diserang.

Mungkin saya yang salah kali yah? Saya juga bagian dari mereka. Setiap manusia punya kepentingan. Dan sering kali kepentingan manusia yang satu dan yang lain tidak sama. Kepentingan yang satu melanggar kepentinganyang lain. Yang lebih parahnya kita berantem gara-gara beda kepentingan. Tidakkah bisa kita sedikit menghormati kepentingan orang lain?

Saya teringat kisah para Sahabat Rosululloh saw ketika berada di medan perang mereka (rasululloh) kehabisan air dan di antara mereka (rasululloh) yang ada hanya segelas air, kelanjutan kisahnya sudah tau semua kan? Hal penting yang bisa dijadikan pelajaran dari penggalan kisah di atas adalah betapa rasa persaudaraan di antara mereka (rasululloh) sangat besar hingga rela memberikan air yang yang sangat dibutuhkan kepada saudaranya sehingga gugur menjadi suhada di medan pertempuran. Dan juga masih banyak lg kisah-kisah para sahabat (rasululloh) yang menunjukan betapa rasa persaudaraan yang kuat diantara mereka (rasululloh).

Di zaman sekarang mana ada kisah seperti itu. Yang ada saling menyelamatkan diri sendiri, bahkan banyak yang mengorbankan saudaranya demi kepentingan pribadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar